Blog>Investasi

IHSG naik 1,93% lanjutkan rebound, rupiah pulih di bawah Rp17.000

Muhammad Dzaki Zhillan Hidayat
Muhammad Dzaki Zhillan Hidayat
Nexius Approved
2 April 2026
IHSG naik 1,93% lanjutkan rebound, rupiah pulih di bawah Rp17.000

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,93% dan tutup di level 7.184,44 pada perdagangan pertama April 2026, didukung mayoritas bursa saham emerging market Asia yang menguat.

Total transaksi di seluruh pasar mencapai Rp16,48 triliun, melibatkan perdagangan 31,54 miliar lembar saham.

Tiga saham dengan nilai transaksi tertinggi yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang mencapai Rp972 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp942 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Harga saham BUMI ditutup melesat 10,19%. Sedangkan harga saham BBRI menguat tipis 0,60% dan BBCA naik 0,78%.

Saham-saham dari sektor industri mencatat kenaikan tertinggi, menggerakkan IDXINDUST naik 6,11%. Sementara sektor kesehatan jadi satu-satunya yang melemah, meskipun hanya 0,20%.

Dengan penguatan IHSG hari ini, analis Phintraco Sekuritas menilai indeks berpotensi melanjutkan kenaikan dan menguji resistance berikutnya di level 7.200-7.300, didukung ekspektasi berakhirnya perang Iran.

Dari kawasan emerging market Asia, seluruh indeks saham bergerak menguat, dengan kenaikan tertinggi pada KOSPI Korea Selatan yang mencapai 8,44%.

Sementara di pasar valuta asing, seluruh mata uang negara emerging market Asia juga kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Peso Filipina mencatat penguatan tertinggi terhadap dolar AS, mencapai 0,85%.

Sedangkan nilai tukar rupiah menguat 0,34% terhadap dolar AS dan berada di Rp16.983 per dolar menurut data Bloomberg. Penguatan ini seiring dengan kinerja indeks dolar AS (DXY) yang bergerak melemah 0,41%. (KR)